Lemari Buku di Rumah

Lemari Buku di Rumah

  1. Ada buku DBR, Di Bawah Bendera Revolusi, Soekarno. Saya beli-nya di Palasari. Lalu, IBM GIO (Global Innovation Outlook) 1.0 dan 2.0, sedikit koleksi National Geographic, buku Basic 4 kursus zaman di LIA dulu(saya masuk LIA, langsung masuk ke Basic 4).
  2. Buku Tahunan SMA, buku desain oleh-oleh Waluyohadi dari Jepang, buku kursus LIA dari Intermediate sampai Advanced.
  3. Haiklip soal Rock! Tiga album koleksi perangko. Zaman kecil suka koleksi perangko. Tambahan koleksi didapat dari tante. Masih ada perangko yang bentuknya segitiga. Dengan adanya email, perangko jadi tidak laku ya? Lalu buku esai Salman Rushdie (kado ultah dari kakak). Republic, Plato. Momo oleh Michael Ende. Wah buku Momo ini punya-nya dengan kecelakaan. Buku ini termasuk buku favorit ku!
  4. Buku-buku kecil. Apa saja ya? Lupa-lupa ingat. Buku-nya Faiz, kumpulan cerpen Helvy Tiana Rosa, ada juga buku Jalaludin Rakhmat, pantaun korupsi dari ICW, buku Wisuda ITB November 2006.
  5. Cerpen bergambar Nabi Muhammad SAW. Sayang edisi 9-nya kok tidak ada disini ya?
  6. Buku-buku agama. Membumikan Syariat Islam, Fiqh Lintas Agama, Psikologi Agama oleh Jalaludin Rakhmat, hingga buku remaja: Kenapa Harus Pacaran.
  7. Buku sejarah peradaban jilid 1, Virus Akal Budi Ganas, Kartun Statistik, Titipan Umar Kayam (kumpulan esai Umar Kayam), seri For Beginners: Islam, Jurnal Studi Pembangunan ITB, Al-Qur’an.
  8. Koleksi digital. Ada VCD film-film Indonesia, Tjoet Nja Dhien, November 1828. Lalu ada juga koleksi biografi sastrawan Indonesia yang dibuat oleh Yayasan Lontar. Diantaranya ada Goenawan Mohammad, Taufiq Ismail. Lainnya adalah koleksi CD Audio, dan data-data digital.
  9. Map berisi berkas-berkas pribadi yang penting. Darimulai ijazah, akte kelahiran, hingga piagam dan sertifikat.

About this entry