Supir Taksi
Mei 7, 2008Pagi ini aku eksperimen naik taksi dari Cilandak ke Fatmawati. Sebenarnya bisa naik metromini yang kuning strip hijau. Kalau naik metromini yang hijau, itu langsung ke Lebak Bulus, via tol, jadi tak bisa turun di Fatmawati. Sebelumnya, aku pernah iseng tanya tukang ojek. “15 ribu”, jawabnya pendek. Waduh ya, ndak jadi lah ya. Soalnya dulu-dulu aku pernah malam-malam naik ojek dari Fatmawati ke Cilandak, cuma 5 ribu.
Jadilah, naik taksi soalnya ngejar waktu pukul 6. Hayo tebak, habisnya berapa? Kok aku jadi kepikiran ya. Apakah seharusnya supir taksi itu memegang uang receh atau tidak? Maksudnya uang receh untuk kembalian. Tadi pagi, uang ku berlebih dan tidak ada kembalian. Ia berujar minta maaf, karena baru keluar. Tadi malam tidur di Fatmawati. Wah hidup di kota Jakarta memang keras ya.
Salah seorang temanku sempat mengungkapkan kekesalannya apabila ada penumpang angkutan umum yang tidak menyiapkan uang ongkos sebelum turun. Apalagi bila, sudah belum disiapkan, uangnya pecahan besar.
Ngomong-ngomong, akhir pekan kemarin, teman-teman ku se-angkatan pada jalan-jalan ke Pulau Seribu. Aku tidak bisa ikut. Ratno sudah upload foto-fotonya di Picasa. Wah, tampaknya seru!



Mei 7, 2008 pada 4:51 pm
dulu-dulu aku pernah malam-malam naik ojek dari Fatmawati ke Cilandak, cuma 5 ribu.
ini mungkin waktu harga premium 700 per liter.
Mei 7, 2008 pada 4:53 pm
Eh enggak Rul. Dua bulan yang lalu lah. Ojeknya ini ojek lepas. Yang pakai tanda dicantolin di stang gas-nya itu lho. Motornya pakai Vespa.
Mei 7, 2008 pada 9:53 pm
Hehe, aku kemaren ber-taksi-ria juga loh Zaaa … *smug*
Sorenya, Bintaro-ke-Apartemen ditempuh selama dua jam.

Dan ongkos taksinya 45 ribu!
Gara-gara macet. Hujan. Becek. Gakda Ojek.
Tapi malamnya, untuk pulang, kupilih nunggu macetnya reda.


Apartemen-ke-Bintaro ditempuh dalam setengah jam saja.
Biaya taksinya juga cuma 25 ribu saja.
Gak macet. Gak hujan. Masih becek. Tapi … gak berani atuh buat naik ojek malam2 begindang. Haha.
Mei 12, 2008 pada 6:41 pm
Memang sebaiknya siapkan uang receh, karena sudah menjadi kebiasaan sopir taksi tak mau mengembalikan uangnya….dengan alasan tak ada uang receh.
Cilandak kan di jalan Fatmawati…atau maksudnya Cilandak KKO?