Menunggu Pesawat, Membaca & Menulis

Terbang dari Bandara Soekarno-Hatta merupakan suatu misteri. Maksud misteri di sini adalah waktu. Waktu tempuh menuju bandara tidak bisa diprediksi. Dan hal inilah yang membuat terbang dari bandara ini selalu merupakan bentuk olahraga jantung.

Kemarin saya tiba di bandara pukul 7.30 Berangkat dari rumah pukul 6.30 Wow, sangat cepat! Padahal jadwal pesawat masih pukul 10.15 Akibatnya ada waktu kurang/lebih 3 jam menunggu.

Apa yang orang lakukan saat menunggu pesawat? Mendadak saya teringat saat saya menunggu perjalanan ke Beijing saat transit di Ghuangzhou. Seorang gadis muda asal Eropa, dengan tas carrier besarnya, duduk tenang di kursi ruang tunggu. Ia menulis dengan laptopnya. Tak jauh di sampingnya seorang laki-laki paruh baya, membaca novel sambil mendengarkan musik dari iPodnya.

Apa karena masyarakat Indonesia lebih komunal sehingga lebih suka menghabiskan waktu dengan mengobrol?

7 pemikiran pada “Menunggu Pesawat, Membaca & Menulis

  1. Ping-balik: Kaleidoskop 2012 Bagian 2 | Zaki Akhmad

  2. Ping-balik: Mengapa Podcast | Zaki Akhmad

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s