Video Breastfeeding Fair 2012

Minggu kemarin, kami mengunjungi acara Breastfeeding Fair 2012. Tanpa disengaja, saya membawa kamera digital. Jadilah rekaman berikut ini. Namun karena tidak diniatkan merekam dengan sungguh-sungguh, jadi ya mohon diterima kualitas pengambilan gambarnya.

Saya tidak membawa tripod. Plus harus menggendong Zaidan. Malah sesekali Zaidan ingin melihat perekam video, ya jadi tentu ada momen-momen yang hilang.

Anggap saja ini sebagai video hiburan, tidak perlu serius. Selamat menikmati! Bagi yang tidak datang, semoga bisa mendapatkan sedikit suasana dan informasi bagaimana acara BFF berlangsung.

Terdapat dua acara dalam video ini. Acara pertama adalah diskusi dengan Ayah ASI tentang bagaimana peran Ayah dalam mendukung istri untuk menyusui. Acara kedua adalah diskusi dengan Ligwina Hananto tentang bagaimana mengelola keuangan keluarga dikaitkan dengan memberikan ASI.

#1 Diskusi dengan Ayah ASI

#2 Diskusi dengan Ligwina Hananto

Ayah ASI

Belakangan ini isu Ayah ASI sedang populer. Sore ini saya coba menulis isu ini deh.

Setahu saya Ayah ASI lahir dari organisasi AIMI ASI, sebuah organisasi nirlaba yang berusaha menggalakkan ASI eksklusif. Saya sempat sekali datang acara AIMI ASI yang diadakan di Gandaria City. Tentu bersama istri dan buah hati.

Pada acara ini ditampilkan iklan layanan masyarakat Ayah ASI. Tak disangka yang menjadi bintang iklan ini adalah teman istri.

Lalu lahirlah akun twitter Ayah ASI:@id_ayahasi. Di awal kicauannya sempat sedikit liar. Hahaha… bisa aja nih twitter jockeynya.

Profil para aktivis Ayah ASI ini muncul di majalah Mother & Baby edisi Januari. Hanya satu halaman, dilengkapi foto dan komentar dari para Ayah ASI ini tentang kesan dan bentuk dukungan mereka akan ASI eksklusif.

Selasa kemarin, dalam acara 8-11, Ayah ASI muncul di Metro TV. Saya sendiri tak sempat menyimak dengan baik acara ini karena harus pergi. Tanpa disangka muncul foto Rois bersama Qisthi sedang mancing di kolam.

Bagi saya sendiri -bahkan hal ini sudah saya ungkapkan sebelum menikah- kewajiban seorang Ibu adalah menyusui. Jadi, berikan dukungan pada istri agar ia bisa menyusui eksklusif. Berikan informasi yang cukup.

Terakhir bantu juga dirinya agar percaya. Percaya mampu memberikan ASI. Tidak kurang. Karena di saat informasi yang didapatkan sudah sama, pada akhirnya kepercayaanlah yang mampu menggerakkan.