Amerika Serikat: Tak Semuanya Indah

Malam sudah larut dan saya belum kunjung istirahat. Hari ini dimulai lebih pagi dari biasanya karena saya harus pergi ke Bandung untuk memberikan pendampingan mengenai keamanan aplikasi. Hmm… biar malam ini ditutup dengan menulis. Kali ini saya ingin menulis soal Amerika Serikat berdasarkan film yang berjudul, “Capitalism: A Love Story”.

Sebenarnya saya tak sengaja juga menonton film ini. Kalau tidak salah karena film sebelum ini yang saya tonton lalu setelahnya muncul film ini. Film ini kalau tidak salah disutradarai oleh Michael Moore, seseorang yang saya ketahui dari kritikannya terhadap kondisi negaranya, Amerika Serikat.

Di film ini diceritakan bagaimana pengaruh kapitalisme di Amerika Serikat. Diceritakan bagaimana para penduduk yang terpaksa kehilangan rumahnya karena tidak mampu membayar kredit sehingga rumahnya diambil oleh bank. Lalu pihak bank menjual rumah ini dengan harga yang sangat tinggi. Bahkan dalam salah satu adegan, keluarga yang rumahnya diambil ini, bekerja untuk membongkar rumahnya sendiri karena pihak bank membayarnya untuk melakukan itu.

Cerita lainnya ada seorang pegawai yang tanpa sepengetahuannya diasuransikan jiwa oleh perusahaannya. Ia dan istrinya tidak tahu. Lalu tiba suatu waktu pegawai ini meninggal. Uang asuransinya ternyata dalam preminya tertulis diperuntukkan untuk perusahaannya. Istri dan keluarganya tidak mendapatkan apa-apa.

Cerita satu lagi yang saya ingat adalah seorang anggota dewan yang di akhir masa baktinya tiba-tiba menjadi kaya. Menurut film ini, anggota dewan ini disogok oleh institusi keuangan yang berkepentingan dalam regulasi yang ia susun.

Awalnya saya kira Amerika Serikat adalah negara ideal. Minimal kondisinya tidak seperti negara dunia ketiga tapi ternyata saya salah. Sebenarnya jika ditanya apakah saya ingin ke Amerika Serikat, entah mengapa jawaban saya merasa tidak terlalu tertarik. Kecuali jika ke California kali ya 😉

3 pemikiran pada “Amerika Serikat: Tak Semuanya Indah

  1. […] 2012 Saya menulis tanggapan saya usai menonton sebuah acara TV yang menggambarkan bahwa di Amerika Serikat sekalipun tak semuanya indah. Saya masih juga suka menulis tentang pentingnya mencatat. Sesuai dengan pesan Agustinus Wibowo, […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.