Fiksi dan Fantasi

Hadeuh, hari ini belum jadi nulis soal donor darah deh. Cerita singkat saja deh. Nanti saya posting foto donor darah-nya. Kemarin saya kembali mendonorkan darah saya. Awalnya saya sempat ragu dengan tensi saya. Biasanya tensi saya rendah, namun kemarin saat diperiksa ternyata tensi saya 120/80. Kali ini darah yang diambil sebesar 350 cc. Ternyata hampir setahun yang lalu, terakhir saya donor.

Kembali ke judul.

Di waktu istirahat makan siang, saya sempatkan sejenak menyaksikan video TED, Andrew Stanton. Andrew Stanton adalah tokoh dibalik film Nemo, Toy Story, dan Wall-E. Keren-keren kan filmnya? Di video TED ini, Andrew bercerita bagaimana serunya membuat cerita.

Saya jadi merenung, fiksi apa yang terakhir saya baca? Fakta memang menarik diketahui, namun cerita yang terkenang dalam ingatan. Membaca fiksi ini penting untuk kemampuan kreatif. Berimajinasi, berfantasi. Menciptakan plot, membuat karakter.

Well, I should read more fiction.

2 pemikiran pada “Fiksi dan Fantasi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s