Miniatur Indonesia di INACRAFT

Sabtu kemarin kami pergi ke INACRAFT, pameran produk-produk kerajinan tangan dari beragam daerah di Indonesia. Ini jadi kunjungan saya kali pertama. Istri sudah beberapa kali. Zaidan juga kali pertama. Ajaibnya, Zaidan tertidur pulas selama kami di sana. Zaidan memang sudah membisikkan saya, “Mau lihat sambil tidur”.

Seluruh hall JCC digunakan oleh INACRAFT. Mulai dari hall A, B, C hingga main hall (ruangan yang paling besar, yang umumnya digunakan konser sebagai panggung utama). Barang yang saya cari sebenarnya adalah ganjalan pintu. Mau cari kemeja batik, tidak terlalu niat juga. Ternyata enak juga, jalan-jalan tanpa merasakan harus membeli sesuatu. Yang ada dalam pikiran saya jadi hanya menikmati barang-barang yang dipajang di stand.

Kekayaan budaya Indonesia ternyata kaya sekali. Motif batik saja begituuuu beragam. Mulai dari Batik Madura, Banyuwangi, dst. Satu stand NTT yang kami kunjungi tak kalah menarik. Kain tenun. Kain yang dibuat dengan cara menenun.

Barang-barang yang masih dibuat manual, tidak massal seperti di pabrik ini, tentu saja harganya tidak murah. Ya, memang bagus sih. Di stand NTT ini, kain tenun dijadikan aksen. Mulai dari rok, rompi, kemeja, hingga kain.

Lalu, kami berjalan ke tengah. Ternyata stand yang dijadikan pusat perhatian adalah stand dari daerah Kalimantan. Stand Kalimantan didekor seperti rumah panggung, lengkap dengan pernak-perniknya.

Mengunjungi INACRAFT seperti mengunjungi miniatur Indonesia yang kaya akan budaya. Jadi seperti museum.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s