Hugo, Leprechaun dan Perpustakaan

Monsieur Hugo diajak Mademoiselle Isabele ke perpustakaan. Mereka ingin tahu, siapakah Papa George sebetulnya. Saat mereka membaca buku mengenai sejarah film, yang pada salah satu bagiannya memuat profil Papa George, mendadak penulis buku tersebut muncul di belakangnya.

Leprechaun. Istilah yang cukup unik bagi saya. Saya tahu soal Leprechaun dari bukunya Zaidan yang berjudul, Petualangan Irlandia. Saat anak-anak ini ingin mencari tahu ke mana hilangnya 2 senar harpa, mereka mencari tahu lebih dahulu soal Irlandia dan Leprechaun di perpustakaan. Silakan baca soal Leprechaun detailnya di Wikipedia.

Kedua setting cuplikan cerita di atas adalah di awal tahun 1900-an. Barangkali hingga waktu tersebut, perpustakaan masih dianggap sebagai jendela informasi, pusat referensi. Tapi sekarang?

Ah, bagaimana dengan di Indonesia? Apakah di Indonesia pernah ada perpustakaan yang kaya dengan informasi, referensi. Perpustakaan yang hidup. Lengkap dengan interior yang nyaman untuk membaca. Pernahkah hal tersebut ada di Indonesia?

Hehe… saya kok jadi nyinyir begini.

Saat nanti Zaidan beranjak besar, akankah saya menjawab pertanyaan Zaidan dengan mengajaknya pergi ke perpustakaan?

Satu pemikiran pada “Hugo, Leprechaun dan Perpustakaan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s