Menurunkan IQ

Jika IQ masih dipandang sebgai satu-satunya faktor yang menentukan orang itu pintar atau tidak, tentu sudut pandang ini bisa dianggap kuno karena IQ tidak bisa mengukur faktor kecerdasan emosional. Namun kali ini saya ingin menulis tentang IQ dan kebiasaan bekerja multi-tasking di depan komputer.

Pagi ini, sambil menunggu rapat mulai, saya dan rekan-rekan mendadak mendiskusikan mengenai IQ. Beberapa hari belakangan ini saya memang memilih berangkat lebih pagi dan tiba di kantor klien lebih awal.

A: “IQ saya saat melakukan programming bisa naik hingga (sekian saya lupa persisnya), namun saat tidak melakukan programming bisa turun hingga sekian.”
B: “Orang yang tidak bisa fokus, gampang terdistraksi, umumnya IQ-nya akan turun”
Saya: “Ya, karena memrogram itu berlatih berpikir sekian langkah ke depan, sistematis, melatih bagaimana memecahkan masalah.”

#random

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s