Kehilangan Orientasi Waktu

Pagi ini saya terbangun dengan kondisi kehilangan orientasi waktu. Kok bisa? Padahal saat hidup di kota dengan lalu lintas yang sudah jenuh, perhitungan waktu adalah hal yang sangat krusial.

Perjalanan pergi-pulang kemarin benar-benar menguras tenaga. Padahal di waktu pergi-pulang yang sama, kemarin lalu lintas Transjakarta relatif lancar. Apakah efek samping dari gangguan kereta commuter line? Saat menemui rekan kerja, mereka juga mengeluh waktu untuk menunggu taksi sampai 1 jam. Padahal mereka menunggu taksi di pusat kota.

Hari ini saya harus ke Bandara Soekarno-Hatta. Perjalanan menuju ke bandara ini bagi saya adalah sebuah perjalanan olahraga jantung. Bahkan saat menggunakan kendaraan pribadi/taksi sekalipun pergi ke bandara memerlukan perhitungan waktu. Belum lagi bila pergi menggunakan transportasi umum seperti yang sedang saya lakukan sekarang.

Lantas bagaimana ceritanya saya bisa kehilangan orientasi waktu? Untungnya selalu ada istri yang tak lelah mendampingi & mendukung.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s