Tentang Oleh-oleh

Sebagian orang memilih ransel kecil. Istilah saya untuk padanan “light traveling”. Sebagian orang lain memilih membawa koper yang isinya kosong separuh, dengan tujuan menyisakan tempat untuk oleh-oleh. Sebagian lainnya terpaksa membeli tas tambahan hingga membayar biaya bagasi berlebih saat pulang.

Saat pulang kembali ke rumah, umumnya bawaan akan bertambah. Mulai dari barang kecil: gantungan magnet kulkas misalnya, hingga yang berat & besar.

Oleh-oleh bisa jadi hal sederhana sekaligus rumit. Entah karena terbawa budaya timur juga, sehingga orang timur terbiasa membawakan oleh-oleh untuk keluarga/rekan.

Bagaimana dengan barat? Saya tidak tahu persisnya.

Pada akhir tulisan, saya ingin mengatakan bahwa oleh-oleh lebih seni daripada ilmu pengetahuan. More art than science.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s