Keragaman sebagai Ketergantungan

Tulisan kali ini diangkat dari sesi penutup PyCon APAC 2012, sebuah resensi video. Sesi yang menurut saya bagus sekali. Martin Brocchaus menulis juga resensi sesi ini di dalam blog-nya.

Dibawakan oleh Anna Ravenscroft. Vokalisasi bahasa Inggrisnya sangat jelas dan jernih. Rasanya saya belum pernah mendengar pembicara bahasa Inggris dengan suara sejelas dan sejernih ini. Tempo bicaranya enak untuk diikuti. Tidak terlalu lambat dan tidak terlalu cepat.

Baik, mari masuk ke isi pembicaraannya.

Keragaman. Adakah kata itu di dalam pikiran kita saat membicarakan para pemrogram datang dan berkumpul? Yang ada dalam pikiran saya saat pemrogram berkumpul adalah: siapakah yang paling jago? Siapakah yang paling banyak memiliki pengalaman mengembangkan aplikasi yang paling rumit dan kompleks?

Ternyata keragamanlah yang membuat segala sesuatu lebih baik. Bukan hanya yang paling jago di satu bidang tertentu. Contoh sederhana. Dalam kopi darat suatu komunitas, yang diperlukan bukan cuma orang yang jago memrogram, tapi perlu juga orang yang bisa mengatur acara. Mencari tempat kopi darat, membuat undangan, mengajak orang datang, dst-dst. Yang datang pun tak perlu semuanya sudah harus jago. Justru dengan perbedaan kemampuan inilah, kemampuan bisa tumbuh.

Ada lagi contoh-contoh menarik yang dikemukakan Anna. Misal: speech to text. Speech to text desain awalnya diperuntukkan bagi mereka yang buta atau kesulitan mengetik, namun sekarang fitur ini juga dinikmati semua orang sebagai fitur yang bisa membantu mengoperasikan gadget.

Contoh lain: lengkungan pada sisi trotoar. Lengkungan ini didesain untuk orang yang buta agar tidak tersandung. Didesain melengkung agar ia tahu bahwa trotoar ini lebih tinggi. Namun desain ini juga dinikmati oleh mereka yang membawa koper dengan roda.

Inovasi justru datang dari keragaman. Jadi Anna menekankan pentingnya keragaman sebagai ketergantungan. Bukan keseragaman.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s