Sehari Bersama Zaidan

Sehari ini jadi sehari bersama Zaidan. Cukup seru sekaligus melelahkan. Hihihi…

Hari dimulai pagi. Sebelum Zaidan bangun, saya segera menyicil setrikaan.

Menyicil sedikit demi sedikit karena setrikaan sudah menggunung. Biar sedikit, setidaknya bukit itu berkurang. Karena ternyata dalam hidup ini yang lebih penting adalah konsisten. Dan terbukti kan, konsisten itu lebih sulit.

*waduh gangguan sinyal kereta lagi, yah ketahuan deh sedang di kereta*

Ternyata Zaidan bangun lebih pagi dari biasanya. Jadilah segera mengangkat setrika yang masih panas risiko Zaidan senggol-senggol.

Lalu ikut mengantar mamahnya keluar rumah karena hari ini mamahnya tetap masuk.

Sesampainya di rumah, Zaidan menjawab ya saat ditawari makan. Segera saya ambil nasi berikut lauknya lalu menyuapi.

Pukul 8.45 Zaidan mulai terlihat mengantuk. Segera saya ajak ke kamar, siap-siap tidur. Benar juga, tak lama kemudian Zaidan tertidur dengan posisi duduk. Barangkali ia terilhami posisi Barney yang suka dimainkan sebelum tidur.

Usai Zaidan tertidur, saya segera berpikir pekerjaan apa yang hanya bisa diselesaikan saat Zaidan tidur.

Membersihkan rumah? Masih bisa dilakukan saat ia bangun. Mencuci piring? Sama juga. Akhirnya pilihan jatuh pada kembali menyetrika. Sembari menunggu tukang kebun bekerja, saya menyetrika.

Zaidan tidur cukup lama, hingga 3 jam. Begitu bangun, ia mengajak bermain-main. Saat kembali menjawab ya untuk makan, saya menyiapkan makan lagi.

Usai makan Zaidan saya berikan anggur. Oh ya, sebelumnya lagi saya berikan agar-agar puding cokelat & strawberry.

Mulai dari pukul 14 saya merapikan rumah. Rencananya sore nanti akan menjemput mamah. Zaidan mandi lagi pukul 14.45, sekalian saya ceboki pantatnya. Hihi ia pup lagi.

Saat naik angkutan umum, Zaidan cenderung bersikap waspada dengan orang asing. Jadilah Zaidan saya peluk erat-erat.

Jalanan Jakarta cukup bersahabat sore ini.

Akhirnya saya putuskan untuk tidak naik kereta jalur Sudirman dengan pertimbangan frekuensi kereta Kota – Bogor lebih sering.

Ealah ternyata malam ini ada gangguan sinyal sehingga sudah hampir 1 jam kereta “parkir” di Stasiun Pasar Minggu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s