Membaca Tablet

Tablet memang enak digunakan untuk membaca.

Pagi ini, setibanya di kantor, saya membuka tablet dan plastik yang berisi dua tangkup roti. Roti yang saya siapkan di rumah, untuk sarapan. Saya buka tablet sambil menyantap sarapan. Saya buka jejaring sosial twitter untuk melihat apa yang terjadi di dunia luar sana *halah, definisi dunia sekarang adalah twitterverse*.

Saya “sarapan” pagi dengan membaca ezine keluaran echo, yang baru saja dirilis kemarin. 12.12.12

325 | Ramai-ramai 12-12-12 | 12-12-12 Celebration

Saya sendiri tidak kena demam 12.12.12. Bagi saya waktu adalah sesuatu yang sangat indah. Saya merasa tak perlu menandai waktu dengan perayaan. Bagi saya: hari, bulan, tahun; detik, menit, jam; adalah sesuatu yang dibuat sebagai konvensi sebagai manusia sosial. Itu saja, penanda. Tapi saya juga tak menyalahkan mereka yang merayakan momen 12.12.12.

Tablet memang paling nyaman digunakan untuk membaca. Memang bisa digunakan untuk mengetik. Saya pun masih bisa mengetik menggunakan 10 jari. Ya, tapi tetap masih lebih nyaman menggunakan papan kunci.

Oh ya, soal menulis di tablet, saya masih belum rela mengeluarkan banyak uang untuk membeli stylus tablet. Kemarin-kemarin malah sempat terpikir mau DIY (Do It Yourself) stylus tablet. Hihihi….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s