Buku Terbungkus Plastik

Beberapa saat yang lalu, saya sempat tergoda untuk membeli beberapa buku-buku asing. Mereka adalah buku soal komposer musik ternama, buku soal arsitektur gedung dunia yang menarik, dan buku kerajinan tangan bagaimana membuat kartu ucapan yang menarik. Semuanya buku impor dan harganya hanya 150 ribu rupiah.

Pada akhirnya saya tidak jadi membeli satu buku itupun. Apa alasannya? Ketiga buku itu terbungkus plastik. Apa ada yang salah dengan ekosistem buku kita? Mengapa toko buku begitu paranaoid sehingga membungkus semua bukunya erat-erat dengan plastik.

Memang seharusnya bisa saja saya coba bilang minta dibukakan plastik dari buku-buku tersebut. Namun akankah respon dari penjaga toko buku ini akan sama saat saya jadi membeli buku atau saya tidak jadi membeli buku?

3 pemikiran pada “Buku Terbungkus Plastik

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s