Resensi Life of Pi

Pi.

Bilangan perbandingan keliling lingkaran dengan diameter. Para peneliti masih terus mencari angka yang paling teliti dari bilangan ini.

Life of Pi. Buku ini sudah lama sekali saya ketahui. Persisnya saat kuliah. Dari teman-teman di Boulevard, saya tahu buku ini. Saya meminjam buku bahasa Inggrisnya. Lalu saya baca, tapi tak kunjung selesai. Saat saya menonton filmnya, baru sedikit-sedikit saya teringat dengan bab-bab dari buku yang pernah saya baca.

Visualisasi film ini sangat menakjubkan!

Saya dan istri sengaja menonton versi 3D. Jadi kami menggunakan kacamata 3D untuk mendapatkan visualisasi 3D. Saat-saat mengagumkan adalah ketika adegan di kebun binatang. Lalu saat Pi jatuh tenggelam dari kapal besar hingga terdampar di sekoci.

Whuah, indah sekali deh visualisasinya.

Dari sisi cerita, film ini masuk ke kategori film berpikir. Bukan film aksi maupun drama. Lebih film tentang pencarian yang jawabannya kita tentukan/pikirkan sendiri.

Lewat seorang Pi, sekoci dan seekor harimau, film ini menyimpan sejuta metafora. Apa saya perlu membaca kembali bukunya ya?

3 pemikiran pada “Resensi Life of Pi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s