Menurunkan Harapan

Manusia hidup dari harapan. Harapan akan sesuatu yang lebih baik. Harapan merupakan sesuatu yang tak pasti. Di sini lah justru seninya.

Dari harapan juga datang kekecewaan. Saat kenyataan tak sama dengan harapan.

Waktu terus berjalan. Ada yang bilang, mereka yang tua, bisa jadi bertambah bijak. Bisa jadi mereka yang tua sudah banyak makan asam-manis-pahit-pedas kehidupan. Sementara yang muda-muda, selalu penuh semangat. Semangat yang meletup-letup. Semangat akan perubahan. Muda, dengan harapan besar.

Saat ini saya sedang belajar mengelola harapan. Manage expectation. Oh ya, mengapa expectation diterjemahkan sebagai harapan? Lantas, bagaimana dengan hope?.

Sebenarnya, mengelola harapan dari orang lain dan harapan saya ke orang lain. Orang lain ini sejauh mana sih bisa diharapkan? Jika misalnya saja di awal ia sudah tak bisa datang tepat waktu saat rapat, ya berarti saya harus menurunkan harapan akannya. Kebalikannya, kira-kira sejauh mana sih kualitas pekerjaan saya yang diharapkan? Nah kalau yang ini lebih sulit.

Satu pemikiran pada “Menurunkan Harapan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s