Kaleidoskop 2012 Bagian 2

Mari kembali memulai menulis kaleidoskop. Kali ini adalah bagian kedua, Juli – Desember 2012.

Juli 2012
Saya masih terus mengeksplorasi python. Kali ini dengan modul python SimpleHTTPServer. Modul ini sangat memudahkan saya saat ingin menyalin berkas memanfaatkan web server. Lalu saya cerita soal kenangan masa kecil saya naik sepeda. Saya menulis tentang bagaimana cara menjawab pertanyaan yang baik. Sampai sekarang saya masih belum menggunakan pembantu. Berikut konsep waktu bagi saya. Tahun 2012 adalah tahun olimpiade. Sebelumnya diadakan di China. Kebetulan saya sempat mengunjungi water cube. Kembali soal python, saya coba mengumpulkan salindia konferensi Asia-Pasifik bagian 1 dan bagian 2. Soal penetration testing, saya menulis pendapat saya a builder breaks better, tapi Marek Bialoglowy tidak setuju sepenuhnya.

Agustus 2012
Saya lebih suka mengakses data dari Internet dibanding dari harddisk saya. Jadi, apa kita masih perlu menyimpan data di komputer?. Efek negatif dari impulsif. Di bulan ini saya berkesempatan mengunjungi kota Semarang, ibukota Jawa Tengah. Saya mampir ke Lawang Sewu. Lalu saya lihat mading berisi koran lokal yang ada di pelataran masjid.

September 2012
Saya mencatat waktu renang saya, yang ternyata saya bisa lebih cepat! Saya menulis resensi film Avengers yang sepertinya baru 1/2 selesai. Membaca adalah kunci. Dan saya masih perlu melatih stamina dalam membaca buku berbahasa Inggris agar membaca lebih banyak. Lalu ada Zaki, Zaka dan Zaidan di taman Gupita Puspa. Jakarta Memilih! Ditemani Zaidan, saya menggunakan hak suara saya.

Oktober 2012
Saya suka sebal dengan orang yang selalu sinis. Di suatu sore, saya berkhayal menjadi model video klip karena di telinga sedang mendengarkan lagu. Saya punya ide untuk punya tablet dengan dua layar yang bisa dilipat. Saya sudah lama meminjam Perahu Kertas punya kakak saya namun tak kunjung saya baca. Saya suka sebal sendiri menyaksikan TV Lampu Merah yang hanya menjual sensasi dan tak membekali reporter lapangan dengan kaidah jurnalistik yang mumpuni.

November 2012
Istri saya telah mengunjungi Kebun Binatang di Batu lebih dulu. Karena satu pekerjaan telah selesai, kami memutuskan untuk makan di restoran Jepang sebagai bentuk apresiasi ke diri sendiri. Saya memutuskan untuk menghidupi blog saya di ITB dengan tulisan-tulisan yang lebih teknis. Inginnya bisa berbagi ilmu untuk komunitas. Saya membaca blog twitter dan blog instagram yang berisi tantangan engineering.

Desember 2012
Di bulan Desember, tulisan saya sudah mencapai 1000 tulisan. Wow! Lalu, saya suka bertanya sendiri, dari mana datangnya ide?. Redefinisi soal hacker vs cracker. Tablet bisa benar-benar untuk bekerja? Sebagai upaya memahami sqlmap lebih dalam, saya menonton video Miroslav Stampar dan menuliskan catatannya. Lalu saya sebal dengan toko buku yang menjual buku tanpa menyediakan buku yang terbuka plastiknya. Apa yang orang lakukan saat menunggu pesawat? Jawabannya ternyata berbeda secara geografis. Hihi.

Sebagai penutup adalah laporan statistik dari WordPress. Semoga setiap detik yang berjalan, tak berlalu tanpa makna.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s