epub: Kehilangan Bentuk Buku

Setelah sebelumnya saya sempat kecanduan buku elektronik dengan format epub, sekarang saya mulai merasakan ada yang hilang saat membaca buku epub.

Yang hilang dari epub adalah bentuk bukunya itu sendiri.

Pesan sebuah buku. Terima kasih @sastrapertala !

Buku cetak konvensional memiliki dimensi dan tata letaknya sendiri. Namun saat berformat epub, semua buku jadi sama bentuknya. Memang, membaca buku epub menghadirkan kenyamanan tersendiri dibandingkan dengan format PDF.

Suatu waktu, saya membaca Debian Handbook, format epub. Inilah buku format epub pertama yang saya baca. Saya tak mengunduh format PDF-nya. Begitu asyik saya membaca buku ini dengan format epub, saya sampai tak tahu, bagaimana sih bentuk asli buku ini.

Hal ini membuat saya berpikir ulang tentang berakhirnya masa buku konvensional.

Debian GNU/Linux

Barulah tempo hari, saat saya merilis Debian Handbook bahasa Indonesia Bab 1 versi testing (meminjam istilah siklus rilis Debian), saya mengunduh format PDF-nya. Saya ingin tahu, bagaimana sih bentuk cetak buku ini.

Oh ya, terjemahan buku ini tersedia dalam format epub dan juga PDF.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s