Jakarta Toys and Comics Fair

Akhir pekan minggu lalu, kami memutuskan untuk mengunjungi Jakarta Toys and Comic Fair. Secara tak sengaja, di hari Jum’at, saya melihat spanduk acara ini, di depan Balai Kartini.

Kami tiba di Balai Kartini, sekitar pukul 12. Saya baru tahu ternyata untuk masuk ini perlu bayar. Haduh, cukup mahal juga lagi. Per orang dikenakan tiket sebesar Rp 30 ribu. Zaidan tidak dihitung. Yah sudah, sekalian ingin tahu seperti apa sih acara ini.

Tujuan utama saya sebenarnya adalah ingin mengajak Zaidan melihat LEGO (eh Zaidan atau saya ya?). Koleksi LEGO di acara ini yang saya tahu dipamerkan besar-besaran. Jadi, tak perlu beli, lihat saja. Kita semua tahu kan harga LEGO yang mahal itu.

Saat kami tiba di sana, Zaidan masih asyik tidur. Stand pertama yang kami kunjungi adalah stand yang menjual barang-barang dan alat tulis unik. Ada agenda La Petit Prince, wow! Sayangnya kertasnya terlalu gelap. Jadi saya tidak jadi beli, cukup dinikmati dilihat dan dipegang saja. Istri saya beli pembatas buku dan buku notes kecil di sini. Barangnya unik-unik dan harganya tidak terlalu mahal.

Lalu lanjut jalan-jalan ke stand lainnya. Ada stand yang menjual pernak-pernik lengkap dengan tanda tangan. Ada klub bola (saya lupa), lengkap dengan tanda tangan. Ada Maroon 5, lengkap dengan tanda tangan di atas kulit drum. Istri saya katanya mau beli kalau harganya 1 juta-an. Ternyata harganya 5 juta. Ada lagi tanda tangan Heath Ledger (ejaan?) sang pemeran Joker. Kalau ini harganya lebih mahal karena ybs sudah meninggal.

Lanjut jalan mengitari stand lainnya. Zaidan mulai bangun, tapi seperti biasa inginnya di-up saja. Ternyata stand LEGO yang kami cari ada tidak jauh dari stand pernak-pernik tadi. LEGO yang dipamerkan adalah seri LEGO City. Lengkap dengan kereta, mobil polisi, kapal laut, hingga kereta yang bisa berjalan.

Orang-orang yang datang ke sini dan membeli LEGO mayoritas adalah orang dewasa, bukan anak-anak kecil umur SD/SMP. Setelah saya perhatikan, memang harga LEGO di acara ini bisa lebih murah 20-30%. Wah hebatnya, orang beli LEGO sudah seperti beli kerupuk, sampai dimasukkan ke dalam dus-dus besar.

Saya sendiri tidak beli LEGO. Tadinya mau cari minifigure yang lucu-lucu, tapi yang ada adalah minifigure edisi koleksi yang harganya mahal bagi saya.

Akhir cerita, saya tidak menyesal datang ke acara ini walau harga tiket masuknya relatif mahal. Barang-barang yang ada di sini cukup unik, dan saya bertemu dengan orang-orang dari komunitas yang relatif baru bagi saya. Mayoritas mereka yang suka dengan budaya Jepang, atau maniak video game. Oh ya ada juga orang-orang yang berdandan sesuai dengan karakter figur film. Ada yang bergaya counter strike, lengkap dengan bazooka dan senapan. Wah keren deh.

Istri saya dapat “kaset” sebagai bungkus ponselnya. Lucu kan😉

5 pemikiran pada “Jakarta Toys and Comics Fair

    1. Iya, Mang. Bagus-bagus. Saya lihat di video, malah ada yang buat dari LEGO, komplek olahraga Senayan. Mulai dari lapangan bola, sampai kolam renang.

      Kewl!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s