Bekerja dengan Komunikasi Tulisan

Saya suka membaca. Saya juga suka menulis. Tapi ternyata, dalam bekerja, kita tidak bisa semudah itu mengandalkan pada komunikasi tulisan.

Jika memiliki rekan kerja yang relatif sepantar, komunikasi tulisan akan mempercepat proses kerja. Jadi saat bertemu tak perlu banyak hal lagi didiskusikan.

Pada praktiknya, mendapatkan rekan kerja yang relatif sepantar itu sulit.

Oleh karena itu, tatap muka, bagi saya tetap penting. Memang, sebelum tatap muka, bisa saja semuanya dituliskan lebih dahulu. Jadi saat bertemu, tinggal mengacu ke tulisan itu. Tapi, proses menulis ini ternyata tidak mudah dan memakan waktu yang lama juga.

Lantas, bagaimana dengan dunia F/OSS? Mereka semua menggunakan bekerja komunikasi tulisan. Ya, berarti mereka yang berkontribusi aktif ke dunia F/OSS ini relatif sepantar. Klo yang belum berkontribusi ya berarti belum sepantar dan masih harus belajar lebih giat dan minum MILO setiap hari *uhuk*.

Lihat saja konvensi-konvensi detail yang mereka miliki. Bagaimana etika membalas email, bagaimana standar menulis program, bagaimana menandatangani kunci dilakukan, dan bagaimana attachment binary dibenci.

Bagi orang awam, tentu bertanya-tanya. Apa sih salahnya membalas email langsung di atas? Mengapa harus dibalas di bawah? Mengapa mencuri thread email, dengan mengganti subjeknya itu mengganggu? Mengapa kode Python harus mengikuti PEP8? Apa saja syarat key-signing? Mengapa membuka docx itu sucks.

dan seterusnya, dan seterusnya…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s