Near Death Experience

Near death experience.

Begitu ujar teman saya, usai motor yang kami tumpangi menikung tajam. Kebetulan saya yang dibonceng, jadi kendali sepenuhnya ada di teman saya. Saya lupa persisnya, mengapa saat itu teman saya menikung begitu tajam.

Kemarin Sabtu, terjadi musibah pesawat Lion Air. Kebetulan salah satu penumpang di pesawat ini ada orang yang saya kenal. Cukup dekat malah.

Berita kecelakaan ini sontak menjadi sesuatu yang berbeda bagi saya. Ya, karena faktor kedekatan itu. Proximity begitu teori jurnalistiknya.

Kalau mengingat-ngingat akan kematian, sebenarnya hidup manusia ini begitu singkat. Kalau kata khutbah Jumat kemarin di JCC, hidup di dunia ini hanya sementara.

Lalu, apakah tujuan hidup kita ini?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s