Setelah Ada Infrastruktur, Lalu Apa?

Setelah ada infrastruktur, lalu apa?

Pagi ini saya sempat berpikir keras bagaimana caranya agar komunitas Debian di Indonesia bisa memanfaatkan domain debian.or.id Domain ini sudah terdaftar di nameserver Indonesia, namun entah pendaftar domain ini tidak bisa dikontak, sengaja memarkir domain ini, atau memang belum memanfaatkan saja.

Lalu saya bertanya lagi dalam hati, setelah dapat domain ini, lalu mau apa? Mau diisi situs? Mau diisi blog? Mau diapakan? Bisa konsisten tidak? Atau sama seperti biasa: hangat-hangat tahi ayam saja.

Atau mau dilanjutkan lagi pertanyaannya: setelah infrastruktur siap, lantas mau disuapin terus atau bisa jadi self-starter?

Hal-hal inilah yang menurut saya masih sulit. Yah, namanya komunitas memang tidak akan pernah bisa se-kaku dengan perusahaan. Tapi mengapa komunitas di luar negeri bisa lebih maju? Ehmm… tapi saya lihat memang tantangannya beda. Ada juga kok komunitas di Indonesia yang saya kira bagus. Komunitas BlankOn dan echo, yang saya tahu. BlankOn konsisten merilis distro-nya. Echo konsisten merilis e-zine dan mengadakan HiTZ (Hack in The Zoo).

Salut untuk kedua komunitas ini dengan konsistensinya!

Sama seperti dengan blog. Banyak orang ramai-ramai membuat blog. Satu-dua bulan berikutnya, blognya kosong. Tidak lagi ditulisi. Padahal infrastruktur server, aplikasi, database sudah disiapkan. Barangkali memang diperlukan figur yang memang bisa konsisten agar bisa jadi contoh.

Oh ya, karena tulisan kali ini berbicara soal Debian, bagi para mahasiswa/i yang tertarik untuk ikut Google Summer of Code (GSoC) 2013 dalam proyek Debian, bisa membaca paparan Iwan Setiawan, lebih detail bagaimana caranya berkontribusi.

3 pemikiran pada “Setelah Ada Infrastruktur, Lalu Apa?

    1. KPLI itu yang *.linux.or.id ya? Yang saya tahu cukup aktif itu teman-teman di Jogja.

      Yang di Jakarta malah saya belum pernah ikut kumpul-kumpul juga. Hehe….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s