Tidak Sempat Olahraga

Kalau sebelumnya tidak sempat membaca dan menulis kali ini tidak sempat olahraga. Mengapa tulisan kali ini semuanya serba tidak sempat. Apakah penjahat waktu benar-benar telah mencuri waktuku?

Yang benar itu tidak sempat olahraga atau tidak menyempatkan olahraga? Saya kira yang kedua yang benar.

Saya kurang memprioritaskan waktu untuk olahraga. Harusnya olahraga itu memiliki alokasi waktu sendiri. Diblok waktu tertentu untuk melakukan olahraga.

Tapi yang ada sekarang, olahraga dilakukan jika hanya sempat. Nah sempatnya kapan? Padahal olahraga adalah bentuk investasi jangka panjang. Yang akan terasa nanti 20-30 tahun lagi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s