Memilih Tetangga

Manusia adalah makhluk sosial. Apalagi saat hidup di Indonesia, yang nilai komunalnya begitu kuat. Walau perlahan modernitas membawa mereka yang hidup di kota besar, perlahan mulai semakin menjaga privasi.

Memiliki rumah adalah mimpi besar bagi mereka yang hidup di kota besar. Harga yang mahal, lokasi yang jauh. Nah lantas, apakah kita bisa memilih tetangga? Kalau saya bisa pilih, saya ingin memiliki tetangga di Taman Suropati. Hehehe…

Kembali ke tulisan. Sekarang serius nih. Nah, memilih tetangga ini tak bisa dilakukan. Mau tak mau kita akan selalu hidup berdampingan dengan tetangga. Baik yang ada di depan rumah, belakang, maupun samping.

Bagaimana bila ada konflik? Konflik merupakan keniscayaan. Yang lebih penting adalah bagaimana mengelola konflik ini. Ya, kalau ada permasalahan, dihadapi. Jika tidak suka, jangan egois.

Karena kita akan hidup bertetangga 20 – 30 tahun ke depan.

Satu pemikiran pada “Memilih Tetangga

  1. sabar dengan perlakuan/kelakuan tetangga. kita juga perlu sadar perlakuan/kelakuan kita terhadap mereka.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s