Menyambung Silaturahmi

Saat SD dulu, saya ingat betul. Saya pernah bertanya ke salah seorang guru. Mengapa saat Lebaran, kita justru bermaaf-maaf-an dengan orang yang lebih jarang kita temui? Seperti kakek-nenek, om-tante, pakde-bude, dst. Padahal kan kita akan lebih sering membuat kesalahan dengan orang-orang yang lebih sering berinteraksi dengan kita.

Di sini lah indahnya silaturahmi. Satu dari seribu indahnya masa puasa dan
lebaran.

Bertemu dengan sanak saudara yang sudah lama tak dijumpai rasanya menyenangkan dan melegakan. Menjenguk sanak saudara yang sakit, mencurahkan sedikit perhatian, membawakan buah tangan. Bahkan hal yang sederhana, seperti menanyakan kabar, seolah sudah cukup melegakan hati.

Keindahan kesederhanaan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s