(Kembali) Tentang Rapat

Hari masih pagi. Saya terbangun. Kali ini ditemani Sherina dengan album barunya, Tuna. Liriknya menawan tak pasaran. Musiknya khas Sherina yang memang pandai bermusik. Jadi kapan saya mulai belajar main piano?

Hadeuh, tulisan random pisan. Baiklah kembali ke judul.

Rapat. Rapat dan rapat. Apa sih gunanya rapat? Salah satunya adalah untuk mengambil keputusan. Lainnya rapat bisa digunakan untuk mendengarkan aspirasi.

Kali ini saya hanya ingin membahas yang pertama. Waktu SD dulu saya ingat dalam pelajaran PMP, ditekankan sekali nilai musyawarah untuk mufakat. Tapi kemudian saya merasa penjelasan ini kurang.

Misal, saat rapat kita tidak setuju dengan sesuatu hal. Tapi alih-alih mengungkapkan opini, kita malah diam seribu bahasa. Saat dalam rapat sudah diambil keputusan, kita diam-diam di belakang, tak mau menyetujui keputusan ini.

Nah, ini kan jadi salah.

3 pemikiran pada “(Kembali) Tentang Rapat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s