Anggaran untuk Buku

Sejak menggunakan tablet, sekarang saya perlu menganggarkan anggaran khusus untuk paket data. Sebelumnya, saya sempat mencoba menggunakan kartu prabayar dan membeli paket data jika sedang perlu akses Internet. Parahnya, biasanya hanya dalam waktu seminggu paket data sebesar Rp 25000 sudah habis.

Lalu saya berhenti. Saya siapkan saja akses Internet tethering dari ponsel. Efek sampingnya, ponsel jadi cepat panas. Belum lagi, tethering wifi via ponsel suka error yang solusinya hingga saat ini adalah melakukan restart.

Apakah Anda punya anggaran setiap bulannya untuk membeli buku? Kalau berlangganan paket data setiap bulan dirasa umum dan biasa saja, saya rasa anggaran untuk beli buku masih tak wajar.

Bagaimana? Oh ya buku itu tak harus dimiliki yang lebih penting adalah dibaca dan dinikmati.

2 pemikiran pada “Anggaran untuk Buku

  1. Paket data sudah pasti langgan dengan variasi sesuai kebutuhan. bisa juga install virtual router pada laptop (fungsinya sama dengan tether). untuk anggaran buku, biasanya dianggarkan 1 buah buku dan tabloid. sedangkan untuk tabloid khusus (Natgeo and its subsidiary) sudah berlanggan per-tahun (karena pengennya must have :D). singkatnya, kalau saya pribadi, untuk anggaran buku malah lebih tinggi prioritasnya dibanding paket data (karena ini sudah jadi pengeluaran otomatis bulanan, hehe). nice topic

    1. Wah hebat Rois punya anggaran khusus untuk buku. Semoga bisa konsisten.

      Aku sesekali juga suka beli NG Traveler. Keinginan menjelajah dunia yang terpendam. Hiks…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s