Memiliki Dua Ponsel

Perlukah memiliki dua ponsel yang kita bawa setiap hari?

Kemarin sore, tiba-tiba, layar ponsel saya menampilkan informasi bahwa kartu SIM saya rusak. Silakan hubungi layanan pelanggan.

Hadeuh. Ada apa ini? Apa benar rusak? Saya coba matikan ponsel saya. Saya buka baterainya. Lalu saya copot dan kembali masukkan kartu SIM. Saya nyalakan lagi ponsel saya.

Hasilnya tetap sama. Layar ponsel menampilkan informasi yang sama. Jadilah saya hilang dari radar. Padahal sore-nya saya ada janji rapat dengan rekan.

Layanan telepon umum sudah semakin jarang dijumpai. Begitupun dengan warnet. Rekan kantor pun sudah pulang semua.

Lantas kalau dalam kondisi seperti ini apa yang akan Anda lakukan?

2 pemikiran pada “Memiliki Dua Ponsel

    1. Oh ya, bisa juga ya. Malah baru terpikir. Yang belakang saya baru terpikir juga adalah mengapa tidak membeli kartu SIM perdana baru.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s