Bertahan Tanpa Sepeda Motor

Pengguna transportasi publik

Sebenarnya foto di atas ingin dimasukkan dalam tulisan sebelumnya. Saya ingin menunjukkan hingga saat ini saya masih bisa bertahan tidak membeli sepeda motor.

Pada saat saya harus tiba di suatu tempat lebih pagi dari biasanya, saya berangkat lebih pagi, lalu saya menggunakan mobil, selanjutnya park and ride berganti ke moda transportasi publik Transjakarta/Kopaja AC.

Bukan, bukan berarti saya tidak menggunakan layanan sepeda motor. Sesekali saya memanfaatkan jasa ojek motor. Tapi kalau punya sepeda motor sendiri, saat ini belum karena masih suka malas melakukan perawatannya.

Risiko memiliki kendaraan bermotor sendiri adalah harus mengalokasikan anggaran perawatan yang jumlahnya tidak sedikit. Belum lama ini saya harus keluar uang untuk mengganti aki mobil yang setrumnya rusak (dan memang sudah waktunya ganti sih: sudah lebih dari 2 tahun).

2 pemikiran pada “Bertahan Tanpa Sepeda Motor

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s