Tentang Buru-buru & Proses

Semalam jadi.

Salah satu cerita rakyat yang saya ingat adalah pembangunan candi. Permintaan membuat 1000 candi selesai dalam satu malam. Hingga saat matahari akan terbit, sang putri mengelabui dengan meminta ayam jantan berkokok. Legenda lainnya adalah Sangkuriang.

Apakah ini mencerminkan watak kita yang selalu ingin buru-buru? Instan. Pokoknya cepat. Hingga kita tak menghargai proses.

Saya cenderung tak suka diburu-buru. Bukan berarti saya tidak suka hal yang spontan. Apabila ada hal/informasi yang perlu diketahui orang lain, sedapat mungkin saya kabari dengan memberi jeda waktu yang cukup.

Dalam suatu pekerjaan tentu ada proses. Ada pertimbangan-pertimbangan yang dibuat dalam mengambil keputusan. Nah yang jadi masalah saat pekerjaan di akhir akan segera selesai, seseorang mengajukan permintaan perubahan tanpa mengetahui/terlibat dalam proses yang telah berjalan. Atau jika tidak mengajukan perubahan, tidak pernah datang rapat. Dan parahnya lagi adalah tidak pernah *MEMBACA* catatan rapat.

Tinggal di .gitignore aja sih😛

*sigh*

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s