Dewasa vs Anak-anak

Anak-anak dicerminkan sebagai seseorang yang kreatif, polos, ceria. Orang dewasa dicerminkan sebagai seseroang yang kaku, manipulatif, dan murung.

Namun, ada kalanya, orang dewasa dianggap sebagai sesuatu yang positif. Baik. “Kamu kan sudah besar, jadi tak perlu lagi dimarahi/diawasi”.

Sudah sejauh mana kedewasaan kita?

Perlukah diawasi terus? Perlukah dimarahi?

Lalu mari diskusi lebih lanjut. Stick and carrot. Reward and punishment. Surga dan neraka.

Apakah yang kita lakukan semata-mata ini hanya untuk mengejar carrot dan menghindar stick. Mendapatkan reward dan tak mau dihukum. Ingin masuk surga dan takut neraka.

Apakah sekadar itu?

Rasanya pertanyaan ini tak usah dijawab. Maksudnya jawab saja dalam diri sendiri. Hidup di dunia barangkali memang penuh paradoks. Ada hubungan vertikal, ada hubungan horizontal.

Pertanyaan relatif. Seberapa ingin Anda kaya dalam hidup ini? Seberapa cukup? Nah ini kan relatif.

Kalau saya sih tetap ingin punya rumah di pinggir Taman Suropati. Hihihi…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s