Tragedi KRL Bintaro

Siang ini, saat akan kembali ke kantor, saya dikejutkan saat mendengarkan radio Elshinta dari dalam taksi. Penyiar Elshinta mewawancarai salah seorang saksi mata yang menyaksikan kecelakaan di perlintasan KRL daerah Bintaro. Sang narasumber terlihat juga tak terlalu mengetahui dengan detail apa yang terjadi. Penyiar Elshinta seperti biasa, dengan gaya interogasi, berusaha mendapatkan fakta sejelas mungkin dari narasumber ini.

Sebagai pengguna transportasi publik, saya menganggap ini merupakan tragedi.

Kereta merupakan moda transportasi yang paling prioritas. Bahkan saat perang sekalipun, kereta harus tetap berjalan. Lantas mengapa supir truk tanki ini masih saja nekat melintas?

Ini benar-benar tragedi. Apalagi saat membaca bahwa masinis kereta dikabarkan meninggal. Belum lagi jika mengetahui bahwa gerbong kereta awal merupakan gerbong perempuan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s