Bagaimana Cara Membuang Tai Kucing?

Sebelumnya, saya mohon maaf kepada para pembaca blog ini. Tulisan di bawah ini sekiranya menjijikkan.

Tai kucing.

Pagi ini saya kembali membersihkan halaman rumah dari tai kucing. Entah sudah keberapa kalinya saya membersihkan tai kucing dari tempat tersebut.

Entah mengapa, entah ada apa, kucing-kucing sering sekali membuang tainya di tempat ini. Persisnya di bawah jendela dapur. Padahal tak ada yang istimewa di tempat ini. Sama saja dengan bagian halaman lainnya.

Yang lebih menjijikkan saat membersihkan tai kucing adalah saat wujud tai-nya ini cair. Mencret, begitu bahasa awamnya.

Kalau tai kucing padat, saya masukkan dalam plastik lalu saya buang ke tempat sampah. Oups, benarkah cara saya membuang tai kucing?

Dulu saya diberitahu kakak dan orang tua saya bahwa sebaiknya bangkai tikis bukan dibuang ke tempat sampah tapi seharusnya dikubur. Apakah hal yang sama berlaku untuj tai kucing?

2 pemikiran pada “Bagaimana Cara Membuang Tai Kucing?

  1. harusnya emang dikubur sih, tapi gw juga suka malas dan jijik untuk melakukan hal itu. biasanya yang gw lakukan gw siramin biar kotorannya terdorong ampe masuk got. atau kalau gak bisa, ya disiram ampe jadi terurai kecil2 terus dibiarin aja, gw anggap sekalian jadi pupuk.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s