Meluangkan Waktu untuk Bertetangga

Seminggu yang lalu, ada dua orang yang meninggal di tempat kami tinggal. Yang pertama adalah bapak dari salah seorang satpam. Yang kedua adalah suami dari salah seorang penghuni.

Bapak dari satpam ini meninggal hari Jumat. Kebetulan Jumat yang lalu saya cuti. Bersama dengan 2 warga lainnya, saya pun menyempatkan datang ke rumah duka.

Lalu yang kedua, suami dari salah seorang warga. Nah kejadiannya di hari Sabtu. Saya tak di rumah. Kebetulan di tempat kami tinggal, saya menjadi salah seorang pengurus Paguyuban.

Saya sendiri tak pernah bertemu dengan sang suami ini. Awalnya saya kira, Sang Ibu ini tak lagi bersuami alias bercerai. Ternyata sang suami mengalami kanker otak. Dari obrolan semalam malah sudah pernah dikemoterapi hingga 26 kali.

Semalam saya menyempatkan bertetangga sejenak. Bertetangga: baca meluangkan waktu untuk tetangga. Dengan kehidupan Jakarta zaman sekarang, rasanya makin sulit meluangkan waktu untuk tetangga. Berangkat pagi, pulang malam. Akhir pekan untuk keluarga. Lantas, apa makh bisa kenal dengan tetangga?

Padahal tetangga ini adalah orang yang terdekat. Bukan keluarga! Jika ada sesuatu, maka yang paling bisa cepat membantu adalah tetangga. Ya, karena dekat.

Selain masalah waktu, nilai-nilai juga semakin bergeser. Konsep privasi dijunjung tinggi. Untuk apa orang lain tahu? Saya sendiri pun terkadang suka paranoid.

Jadi, sudahkan meluangkan waktu untuk tetangga?

4 pemikiran pada “Meluangkan Waktu untuk Bertetangga

  1. setuju… ketika Bapakku meninggal, tetangga lah yang lansung bantu untuk proses memandikan jenazah, minjemin karpet buat tamu2 yang datang ngelayat, ngasih minuman untuk tamu,dll. tetangga memang keluarga terdekat kita..

    1. 🙂

      Di tempatku, disepakati bahwa perkumpulan (paguyuban namanya) akan membantu menanggung biaya sewa tenda/kursi, Lif.

      Betul, tetangga adalah keluarga terdekat kita.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s