Cerita 2 Taiwan: Mengenang Perjalanan

Manusia adalah makhluk sentimentil. Makhluk yang memiliki perasaan.

Terkadang hal-hal kecil saja disimpan untuk dijadikan kenangan. Padahal belum tentu hal kecil ini akan diingat bahwa benda ini tersimpan, entah di mana. Hingga kemudian hari saat membongkar-bongkar barang, ditemukanlah benda yang dianggap memberikan kenangan.

Begitulah yang terjadi pada saya. Saya suka menyimpan dan mencatat segala sesuatu. Bagus memang, tapi saat jumlahnya semakin banyak, maka akan tambah menyulitkan bagi saya untuk menyimpan dan memilahnya.

Saat ini saya sedang bongkar-bongkar kertas selama perjalanan. Ada bon sevel, ada bon belanja, ada tiket kereta, ada tiket pesawat, ada alamat Sweet Me hot water resort di Xinbeitou, ada alamat Academia Sinica, ada tulisan tangan saya yang memperkirakan pengeluaran akomodasi selama 6 malam, dst, dst. Awalnya saya berencana mencatat pengeluaran dengan detail. Ah, tapi hanya jadi rencana saja. Jadinya, saya hitung terbalik. Berapa uang yang tersisa, yang masih ada di dompet. Itulah pengeluaran saya.

Saat bepergian pun demikian. Namun kemudian saya terapkan skala prioritas. Barang yang paling penting tak boleh hilang adalah paspor. Jadi paspor selalu saya bawa melekat ke dalam diri saya. Kedua adalah … nah yang kedua dan seterusnya ini boleh hilang. Boleh hilang berarti kalau hilang masih bisa pulang namun perjalanan akan lebih sulit.

Rasa-rasanya yang lainnya akan masuk ke nomor dua: ponsel (smartphone), dompet, kacamata. Di dalam ponsel, saya menyimpan begitu banyak data penting. Dari no telepon hingga alamat dan akses Internet. Di dalam Internet ada lagi informasi kontak saya. Jadi jika ponsel hilang, akan menyulitkan dalam perjalanan.

Dompet, di dalamnya ada uang dan identitas. Jika uang hilang, bisa pinjam ke rekan. Yah, paling tidak jadi bisa jalan-jalan dan beli oleh-oleh. Kacamata, jika hilang/rusak, saya tak bisa melihat dengan jelas.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s