Mengarang

Kapankah Anda terakhir mengarang? Saat SD, bisa-bisa.

Begitulah pertanyaan Taufik Ismail, sang sastrawan ternama Indonesia. Saya pernah bertemu dengan beliau secara langsung saat di bandara kota Palembang, menunggu pesawat ke Jakarta. Rasanya saya sudah pernah menuliskannya di blog ini.

Benar juga ya, kita tak lagi mengarang. Kita sudah terbelenggu dengan realita. Yang ada di pikiran hanyalah bagaimana menambah pundi-pundi kekayaan. Itu saja.

Untuk apa berfantasi? Karena imajinasi sudah mati. Imajinasi hanya milik anak kecil dan JK Rowling.

2 pemikiran pada “Mengarang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s