Menu Berbuka

Bulan sudah hampir penuh bersinar. Ini pertanda bulan Ramadan sudah setengah jalan berlalu.

Pada bulan Ramadan kali ini, sebenarnya tak sesibuk Ramadan tahun lalu. Dalam Ramadan tahun lalu, karena lokasi kerja yang lebih jauh, saya harus menempuh waktu hingga 2 jam hanya untuk mencapai Ragunan. Kemacetan di Jakarta berlangsung lebih awal di bulan Ramadan.

Sesaat sebelum berbuka, umumnya orang-orang akan ramai-ramai mencari hidangan berbuka. Bagi saya, sekarang, berbuka secukupnya saja. Kalau dulu saya juga suka sibuk menyusun apa saja yang mau dimakan saat berbuka. Tapi kini tidak lagi.

Sekarang yang lebih penting adalah berbuka dengan siapa. Baik dengan keluarga, teman lama, atau rekan kerja.

Menu berbuka kali ini cukup segelas air putih/teh manis, kurma/risol/lontong. Cukup.

Semoga tak ada waktu terbuang sia-sia di sisa Ramadan ini…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s