Tantangan Tersendiri Hidup di Luar Negeri

Bayangan saya dulu (dan mayoritas orang?), hidup di luar negeri adalah kehidupan ideal. Di mana semuanya lebih enak. Apakah benar?

Saat singgah di Amsterdam dulu, saya berjumpa dengan beberapa orang Indonesia. Ia tak mengungkapkan apa pekerjaannya. Saya hanya bercerita bahwa saya ada acara konferensi/seminar. Saya tak tahu, apakah ia bekerja kantoran atau pekerjaan blue collar.

Hari ini saya kembali bertemu orang Indonesia yang bekerja di Australia. Saya tak bertanya persis apa pekerjaaannya. Yang jelas ia bercerita, bagaimana perasaannya saat bekerja di hari lebaran. Ia pun tak memasak opor/rendang, karena ia hidup sendiri. Tak ada saudara. “Sedih rasanya saat bekerja di hari lebaran”, begitu ujarnya.

Ternyata, hidup di manapun, selalu memiliki tantangannya tersendiri. Rumput tetangga selalu terlihat lebih hijau. Yang lebih penting adalah bagaimana membuat rumput di halaman kita sendiri hijau.

4 pemikiran pada “Tantangan Tersendiri Hidup di Luar Negeri

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s