Satu Minggu Lebih di Melbourne

Tanpa terasa, sudah lebih dari satu minggu saya di Melbourne. Jum’at minggu lalu saya sudah sholat Jum’at. Dan beberapa hari yang lalu sudah sholat Jum’at untuk yang kedua kalinya.

Sebenarnya kami tinggal di pinggir kota Melbourne. Tepatnya kota Monash. Sekitar 1 jam perjalanan (termasuk waktu tunggu) ke CBD Melbourne.

Satu hal yang masih sulit dikalahkan adalah rasa dingin di pagi hari. Matahari baru terbit pukul 7 pagi. Dan kalaupun ada matahari, sinarnya takkan sepanas sinar matahari Jakarta. Jadi usai sholat Subuh lebih sering lagi berlindung, ngerinkel dibalik selimut.

Ternyata benar, Melbourne menjadi kota paling dingin yang pernah saya singgahi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s