Terus-terus dan terus

Belakangan ini, saya berpikir bahwa sesuatu yang dilakukan terus-terus, dan terus harusnya lebih dihargai daripada sesuatu yang dilakukan sekali walaupun sekali ini bagus sekali.

Hmm… bingung?
Saya juga agak bingung. Hanya mencoba mengeluarkan percikan api dari otak. Halah, apa lagi ini.

Misal, olahraga. Lari 2 km setiap pagi selama 20 hari berturut-turut akan lebih saya hargai daripada seseorang yang lari 40 km sekali.

Nah, dapat kan maksud saya?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s