Antara TV dan Kreativitas

Sebagai orang tua, saya berusaha mengendalikan waktu anak menonton TV. Dengan TV, anak bisa diam. Tidak ribut. Pun rumah tak berantakan. 

Sesekali saya pun memilih untuk menyalakan TV karena ada sesuatu hal yang perlu saya selesaikan. 

Sebaliknya, saat memilih untuk tak menyalakan TV, anak akan ribut. Minta diajak main. Rumah berantakan. Dan sulit bagi orang tua untuk menyelesaikan sesuatu hal. 

Hari ini saya putuskan sedikit beberes rumah. Mulai dari mengganti lampu kamar mandi, membersihkan kloset, membersihkan wastafel, dan menghisap debu kamar depan. 

Zaidan pun turut serta. Ia membantu saya mengambil lampu yang perlu diganti. Lalu ia membantu melap wastafel. Asalkan tak berbahaya, selalu saya diamkan. Walau saya tahu pekerjaan rumah akan lebih lama selesai. Tapi toh bukan di situ juga poin utamanya. Zaidan belajar bersih-bersih dan membantu orang tua. Sekaligus ia beraktivitas aktif.

Saat sedang mem-vacuum karpet kamar depan misalnya, berulang kali ia mencabut/mencolok kabel. Saya ingatkan untuk jangan bermain kabel listrik.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s