Jarak Bahasa

Ada ruang hatiku yang kau temukan
Sempat aku lupakan
Kini kau sentuh
Aku bukan jatuh cinta
Namun aku jatuh hati

Ku terpikat pada tuturmu
Aku tersihir ciummu
Terkagum pada pandangmu
Caramu melihat dunia

Ku harap kau tahu
bahwa ku, terinspirasi hatimu
Ku tak harus memilikimu

Tapi bolehkah ku selalu, di dekatmu

Ternyata biar bagaimana, bahasa Ibu tetap merupakan bahasa yang paling dekat untuk bisa mengekspresikan apa yang ada di dalam perasaan. Setelah hampir satu tahun meninggalkan Indonesia, masih sulit bagi saya mengekspresikan perasaan dalam bahasa Inggris. Bisa jadi memang interaksi saya dengan orang non-Indonesia masih jarang dan minim. Untuk bercakap-cakap saja saya masih suka bingung. Walau sekarang saya merasa kemampuan mendengarkan saya sudah ada peningkatan.

Raisa ternyata ada lagu baru. Wah saya suka sekali dengan liriknya.

Satu pemikiran pada “Jarak Bahasa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s