Cuaca di Melbourne

Dan… setibanya di sekolah Zaidan, langit berwarna biru dengan awan putih di sekelilingnya.

Blue Sky

Sebagai pengguna transportasi publik: kereta/bis/tram dan sepeda, cuaca sangat berpengaruh saat kami akan bepergian. Termasuk waktu: kapan jadwal bis/kereta/tram.

Sepeda pun berpengaruh dengan cuaca. Saya perlu tahu lokasi parkir sepeda yang aman dari hujan. Semenjak menjadi pelanggan parkiteer, saya bisa memarkirkan sepeda saya di beberapa stasiun tanpa rasa cemas.

Semalam, saat akan tidur, saya melihat ramalan cuaca. Ramalan cuaca semalam menampilkan kemungkinan hujan hingga 40% pada pukul 8-10 pagi. Karena berangkat sekolah bagi saya lebih penting daripada pulang sekolah, dalam artian kalau kehujanan pulang sekolah masih lebih tidak apa-apa daripada kehujanan saat berangkat sekolah, saya putuskan pagi ini berangkat menggunakan bis.

Saya sudah membawa payung dan jas hujan Zaidan. Saya pun mengenakan jaket anti air saya. Kami pun melangkah menuju halte. Zaidan sudah menggunakan sepatu boot. Saat kami melangkah ke halte, langit mendadak berubah menjadi biru diselingi awan putih.

Setibanya di sekolah Zaidan, pun tidak ada teman-temannya yang bermain di luar. Lalu saya katakan, “Where are your friends, Zaidan?”. Saat saya meninggalkan Zaidan, langit pun masih biru. Terkadang saya jadi merindukan kehangatan Jakarta…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s