Musibah

Beberapa hari ini saya mendapati kabar musibah dari 2 orang di dalam lingkaran saya.

Musibah yang pertama adalah teman saya mobilnya ditabrak oleh mobil di belakangnya yang ternyata pengemudinya dalam keadaan mabuk. Untungnya teman saya beserta keluarganya tidak apa-apa. Yang saya tahu mobilnya ringsek depan belakang. Dan belakangan ia berusaha mencari mobil lain dengan harga ala mahasiswa.

Musibah yang kedua datang dari teman saya yang sedang melanjutkan kuliah di Bologna, Italia. Ia dikabarkan jatuh dari apartemen. Kabar terakhir ia menunggu operasi ortopedi. Istrinya dikabarkan akan segera menyusul ke Bologna dalam beberapa hari ke depan.

Kejadian musibah ini, membuat saya semakin belajar pentingnya bersyukur. Dengan segala kondisi yang ada. Biarpun tadi pagi saya dan Zaidan harus menunggu bis selama 15 menit dalam cuaca dingin. Baca lagi bersyukur lebih mudah diucapkan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s