Kebakaran Hutan

Jujur saja, saya jarang sekali (kalau mau dibilang tidak pernah) membaca portal berita Indonesia macam detik.com, kompas.com. Ini pun berlaku saat saya berada di Indonesia. Entah mengapa saya tak tertarik. Seperti yang sudah pernah saya ungkapkan, saya lebih tertarik membaca blog orang lain.

Saat berada di down under, salah satu sumber distraksi saya saat di depan komputer adalah membaca berita asal down under. Biarpun saya tak membaca berita asal Indonesia, saya masih tahu bahwa sekarang sedang terjadi bencana alam di Pulau Sumatera. Asap mengepul tebal hingga warga perlu menggunakan masker. Teman saya yang di Singapura pun mengeluhkan hal yang sama. Kalau baca berita, bahkan warga Kuala Lumpur pun terkena efeknya. Teman-teman se-angkatan pun berinisiatif mengumpulkan donasi membantu korban bencana asap.

Di grup whatsapp angkatan, seorang teman berargumen bahwa memadamkan kebakaran hutan itu tak mudah. Ia cerita, bagi yang pernah mengikuti pelatihan safety tentu tahu bagaimana sulitnya memadamkan api. Api bisa menari, mati, lalu hidup lagi. Ia bilang, bahwa memadamkan api itu juga butuh biaya yang mahal.

Saya tak mau masuk arus perdebatan haters vs lovers.

Down under, Victoria, akan segera memasuki musim panas. Saat ini masih musim semi sebenarnya. Musim terbaik, saat bunga-bunga mulai bermekaran.

Siapa sangka, di Central Victoria, sudah mulai terjadi kebakaran hutan. Bahkan di negeri Down Under ini pun, di mana perencanaan/antisipasi sudah sedemikian canggih, ternyata menangani kebakaran hutan pun masih kesulitan.

Coba lihat ekspresi perempuan ini yang mempertanyakan nasib rumah dan hewan peliharaannya.

Dan ini suasana “rapat warga”.

Sumber berita.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s