Waktu untuk Membaca

Di salah satu kanal aplikasi perpesanan (ceritanya menerjemahkan messaging application) #random saya bertanya, bagaimana cara membaca buku? Saya merasa dengan kondisi saya sekarang ini, susah sekali mencari waktu untuk membaca buku. Dengan kehadiran buku yang melimpah di perpustakaan, satu faktor tidak ada buku, sudah terpecahkan.

Salah satu saran yang bagus dari teman saya adalah membaca buku 10 menit sebelum tidur.

Pada akhirnya, adalah komitmen kita terhadap sesuatu. Pagi ini saya berusaha mengikuti keramaian dalam #ride2work. Perasaan saya sekarang gak punya kantor. Jadi ya, ikut-ikut saja meramaikan ride work ini.

Saya berangkat usai matahari terbit. Padahal ceritanya saya baru saja “mengakali” senter untuk saya tempel di helm. Sehingga sekarang helm saya punya senter untuk bisa melihat dalam kegelapan. Jika biasanya saya tidur lagi usai sholat subuh, pagi tadi saya siap-siap untuk gowes sejauh 23 km. Ceilah bisa persis, karena saya hitung menggunakan aplikasi pelacak sepeda pada ponsel.

Saya lupa, seharusnya saya langsung ke City Square alih-alih ke City Library. Karena di City Square para pesepeda berkumpul bersama dan sarapan bersama.

Pulangnya saya naik kereta, tidak gowes lagi. Takut kecapekan. Hihihi… Padahal ada rencana ikut Ride The Night 2016 dengan rute sejauh 65 km :B

Jadi, kapan mau komitmen waktu untuk membaca?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s