Konteks

Sesuatu perlu dipahami dengan konteks agar pemahaman bisa lebih menyeluruh. Saya pernah membaca, bahwa konsep waktu yang dipecah menjadi detik/menit/jam/ itu tidak manusiawi. Saya lupa (citation needed) siapa yang mengucapkan ini.

Di Indonesia, transportasi publik tak terukur (kecuali pesawat, itupun yang tidak telat). Karena memang sulit mengukur waktu yang diperlukan untuk pergi dari satu tempat ke tempat lain, khususnya di Jakarta.

Lain halnya dengan di kota ujung selatan ini. Dengan populasi yang relatif sedikit, kemacetan jarang terjadi, dan transportasi publik terukur.

Bahkan begitu detail. Saya pernah melihat grafik kecepatan tram di jalan tertentu pada waktu tertentu. Oalah, data-nya asyik sekali. Akurat. Lalu bisa divisualisasikan dengan cantik menggunakan alat visualisasi data modern.

Data kecepatan tram ini diperlukan sebelum mengambil keputusan untuk merekayasa lalu lintas di area tersebut. Misal, pembatasan kecepatan mobil, atau melarang mobil parkir di bahu jalan.

Sementara kalau di Jakarta, reaksi kimia tak pernah terjadi dalam suhu ruangan 25 derajat Celcius (baca: kondisi tak pernah ideal).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s