Menuju Bandara dengan Kereta

Beberapa bulan ke belakang ini, saya berkesempatan mengunjungi beberapa kota. Antara lain: Sydney, Brisbane dan Tokyo. Ketiga bandara di kota ini terhubung dengan moda transportasi kereta, namun saya hanya sekali naik kereta yaitu saat menuju ke bandara di Brisbane untuk kembali ke Melbourne.

Mengapa tidak naik kereta? Karena membawa koper besar dan pergi bersama keluarga.

Kota Sydney tidak sebesar Tokyo, namun jika saya memilih menggunakan kereta dari/ke bandara, maka saya perlu berganti dengan jalur kereta lain atau ganti dengan bis lagi. Berarti saya perlu naik/turun dengan mendorong koper. Dari segi biaya pun kurang lebih jika dibandingkan saya naik taksi. Akhirnya, kami memilih taksi untuk pergi dari/ke bandara Sydney.

Untuk Brisbane, kami mencoba sekali menggunakan layanan kereta yaitu saat akan pulang. Saat tiba di Brisbane, kami menggunakan “taksi mahasiswa”😀

Tokyo, kota yang begitu besar. Wah, saya tak terbayang harus membawa koper dan naik turun membawa koper di stasiun Ikebukuro. Atas rekomendasi teman, kami memilih menggunakan bis. Dengan bis, koper ada di bagasi bis dan kami tak perlu repot berganti platform kereta.

Jadi, perlukah transportasi kereta menuju bandara? Jawaban saya tetap perlu. Apalagi setiap pergi ke bandara Soekarno-Hatta, bagi saya merupakan olahraga jantung: kita takkan pernah tahu bisa tiba kapan di bandara ini.

3 pemikiran pada “Menuju Bandara dengan Kereta

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s