10.000 Jam

“Dad, making mistake is part of learning”, seru Zaidan pada suatu waktu.

Saya masih ingat betul, saat awal-awal saya gajian. Saat itu kami pergi ke K-Mart. Saya membelikan Zaidan sebuah otoped merah berikut helm Spiderman merah. Tak ada yang istimewa dengan otoped ini. Bahkan harga helm Spiderman merah ini lebih mahal $2 dari otoped. Jadi, barang bagus bukanlah suatu prasyarat utama untuk memulai belajar sesuatu.

Dan dimulai lah sore-sore berlatih naik otoped. Begitu sulitnya memberikan teori/instruksi ke anak kecil 4 tahun. Angkat kaki, ayuh kaki, dan seterusnya dan seterusnya.

Hingga suatu waktu akhirnya Zaidan bisa menguasai otoped. Akhirnya ia bisa meluncur lalu mengayuh lagi, meluncur lagi, dan mengayuh lagi.

Sebagai orang tua, seringkali kita menaruh harapan begitu tinggi ke anak, tanpa memperhitungkan bahwa segala sesuatu sebenarnya tidak bisa dengan mudah diraih berikut dalam waktu singkat.

Lihat saja saya sekarang. Kemampuan gitar saya tak kunjung bertambah karena memang saya tak pernah berlatih bermain musik, mengkomposisi musik, picking gitar, speed, berlatih tangan, dst.

… dan akhirnya hari Minggu kemarin menjadi hari pertama saat kami naik sepeda ke Ikea.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s